Kemarin sore, ketika langit gelap dan nyaris dilanda badai, seorang ibu mampir ke kantor Maverick. Namanya Ibu Eni, usianya sekitar empat puluh tahun. Anak sulung Ibu Eni, namanya Tya. Tya sudah lulus dari sebuah SMK pariwisata, bahkan sudah magang di sebuah hotel bintang lima. Ia juga sudah memasuki wawancara tahap final di gerai donat dan gerai kopi terkemuka.
Tetapi masalahnya: Tya tidak punya sertifikat kelulusan—yang masih menjadi prasyarat dalam penerimaan pekerjaan. Ibu Eni tidak sanggup melunasi biaya pendidikan dan ujian Tya, sehingga sertifikatnya masih ditahan oleh pihak sekolah hingga saat ini. Padahal Tya sendiri ingin sekali cepat bekerja agar dapat membantu keluarganya.